Tujuan Rehabilitasi Narkoba

  • 2 min read
  • Sep 03, 2021
Rehabilitasi Narkoba

Rehabilitasi adalah suatu kegiatan untuk memulihkan seseorang yang sehat kemudian mengalami gangguan atau penyakit kronis untuk sembuh dan kembali pada kondisi semula. Rehabilitasi masih banyak dibutuhkan oleh pecandu narkotika untuk lepas dari kebiasaan buruknya.

Tujuan Rehabilitasi narkoba untuk mengembalikan pecandu seperti sedia kala dalam keadaan sehat dan sadar. Terdapat beberapa ulasan mengenai tujuan rehabilitasi untuk pecandu narkotika yang dibahas berikut ini.

Berikut merupakan ulasan mengenai beberapa tujuan rehabilitasi narkoba :

  1. Tujuan Rehabilitasi Medis

Pecandu narkoba tentu saja mengalami gangguan-gangguan fisik yang mengganggu aktivitas sehari hari. Pecandu narkoba akan memiliki kerusakan organ, fungsi otak, daya ingat menurun, halusinasi yang berlebihan pada dan beberapa gangguan fisik lainnya.

Tujuan rehabilitasi medis ini tentu saja untuk memberikan kesembuhan fisik yang dilakukan oleh tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan yang dimaksudkan adalah tenaga kesehatan yang khusus menangani pecandu narkoba yang sudah disiapkan oleh BNN.

BNN menjadi pusat rehabilitasi medis dan sekaligus sosial yang dapat membantu para pemakai dan pecandu narkotika untuk sembuh. BNN bertujuan untuk menyembuhkan seseorang yang awalnya mengonsumsi narkotika berlebihan menjadi sembuh dan sadar.

Tujuan lain dari rehabilitasi medis untuk pecandu narkoba yaitu dengan melakukan detoksifikasi dengan tujuan untuk mengurangi dosis narkoba yang biasa dikonsumsi oleh pecandu hingga dapat membuat pecandu menghilangkan kebiasaan tersebut.

Rehabilitasi medis juga bertujuan untuk menstabilkan emosi pecandu narkotika, dimana kita tahu bahwa seorang pecandu narkoba memiliki permasalahan emosional. Rehabilitasi medis sangat dibutuhkan untuk mengontrol emosi bagi seseorang yang ketergantungan narkotika.

Rehabilitasi medis bertujuan melatih pecandu & pemakai narkotika dapat mengandalikan diri untuk tidak mengonsumsinya lagi. Rehabilitasi medis dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk kesembuhan pecandu narkotika dengan hasil yang maksimal.

  1. Tujuan Rehabilitasi sosial

Pecandu narkoba juga akan mengalami gangguan mental atau gangguan kepribadian seperti keadaan linglung, hilang kesadaran sehingga diperlukan rehabilitasi sosial untuk mengembalikan pada keadaan semula, dimana seseorang dapat berkomunikasi secara lancar

Tujuan dari rehabilitasi sosial disini yaitu untuk memberikan dukungan moril bagi pecandu narkoba agar tidak merasa terpuruk dalam kondisinya. Dukungan moril ini dapat diperoleh dari keluarga, teman, dan masyarakat di sekitarnya.

Keluarga merupakan salah satu aspek yang sangat diperlukan untuk mendukung pulihnya mental seorang pecandu narkoba. Keluarga yang mau menerima dan membantu kesembuhan pecandu akan menjadi salah satu faktor kesembuhan pecandu secara mental dan emosi.

Rehabilitasi sosial bertujuan untuk meningkatkan self-esteem dan perasaan dihargai yang penting untuk menghindari terjadinya meltal breakdown. Hal tersebut dapat diperoleh dari lingkungan yang positif untuk membawa seorang pecandu dapat berpikir positif.

Rehabilitasi sosial ini diharapkan tercapainya Hak Asasi Manusia dimana diperolehnya hak untuk hidup dan bebas dari ancaman bahaya narkotika. Pecandu yang sudah pulih nantinya diharapkan dapat diterima kembali di lingkungan masyarakat seperti sedia kala.

Rehabilitasi sosial ini bertujuan untuk memulihkan kualitas sosial yang dimiliki oleh seorang pecandu narkotika. Kesetaraan kedudukan sanksi pidana dan sanksi tindakan akan mampu memaksimalkan penggunaan kedua jenis sanksi tersebut secara proporsional.

Demikian merupakan beberapa ulasan mengenai tujuan rehabilitasi narkoba baik dari rehabilitasi medis maupun sosial. Rehabilitasi masih menjadi jalan yang diperlukan bagi pemakai dan pecandu narkoba untuk lepas dari kebiasaan buruk yang menjeratnya. Semoga beberapa ulasan mengenai tujuan rehabilitasi narkoba di atas dapat menambah informasi bagi pembaca dan yang membutuhkan informasi mengenai rehabilitasi narkoba.