5 Tips Nyaman Naik Kereta Api Saat PPKM Darurat

  • 3 min read
  • Jul 16, 2021
Naik Kereta Api Saat PPKM Darurat

Karena perkembangan kenaikan kasus harian positif Covid-19 yang semakin tinggi di Indonesia, pemerintah melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat untuk wilayah Jawa – Bali selama periode 3 – 20 Juli 2021. Aturan baru ini mengatur banyak hal, termasuk soal naik transportasi umum.

Meski semua moda transportasi sudah beroperasi dengan kapasitas penumpang yang dibatasi, namun ada beberapa syarat tambahan yang harus dibawa jika ingin naik transportasi umum, termasuk kereta api jarak jauh.

Jika kamu berencana naik kereta api ke luar kota untuk urusan penting selama PPKM darurat ini, berikut ada tips nyaman dan cara aman naik kereta api yang harus kamu tahu.

  1. Beli tiketnya online sekarang

Sesuai dengan aturan PT KAI sebelumnya sebelum PPKM darurat bahkan dilaksanakan, pembelian tiket kereta untuk keberangkatan yang masih lama hanya bisa dilakukan secara online sedangkan beli tiket di stasiun hanya bisa untuk go show 3 jam sebelum jam berangkat di hari yang sama.

Namun karena PPKM darurat ada pembatasan kapasitas penumpang, jadi akan jauh lebih baik jika kamu sudah menyiapkan tiket di tangan daripada menunggu beli di hari H yang bisa saja sudah habis terjual. Kamu bisa beli tiket kereta dengan mudah di Traveloka. Tinggal pilih kota tujuan, tanggal berangkat dan jumlah penumpang. Nanti kamu akan dihadapkan pada hasil pencarian lengkap dan tinggal memilih mana jadwal dan harga tiket yang masuk kantongmu.

Setelah itu e-tiket akan dikirim ke email dan tingga ditukar dengan tiket fisik di mesin check in yang ada di stasiun. Mudah kan?

  1. Siapkan dokumen penting yang diminta

Sesuai dengan SE Nomor 14 Tahun 2021 dari Satgas Penanganan Covid-19 tentang perjalanan orang dalam negeri dalam masa pandemi Covid-19 dan SE Nomor 42 Tahun 2021 tentang petunjuk pelaksanaan perjalanan orang dalam negeri dengan transportasi perkeretaapian pada masa pandemi Covid-19, semua calon penumpang kereta api jarak jauh wajib membawa sertifikat vaksin minimal dosis pertama dan hasil rapid test antigen yang sampelnya diambil 1z24 jam sebelum keberangkatan.

Nanti di stasiun akan ada petugas yang secara teliti memeriksa dokumen penting tersebut. Jadi kamu jangan harap bisa berangkat tanpa dua surat tersebut ya selama PPKM darurat ini.

Untuk mendapatkan sertifikat vaksin, kamu bisa mendownloadnya melalui website maupun aplikasi PeduliLindungi dengan catatan kamu memang sudah vaksin. Nanti di akun kamu akan tersedia dua sertifikat vaksin (dosis 1 & 2) yang bisa didownload untuk ditunjukkan pada petugas.

Namun ada pengecualian untuk aturan ini. Anak di bawah 18 tahun tidak perlu melampirkan sertifikat vaksin karena vaksinasi anak belum dimulai secara masif. Orang dengan kondisi medis tertentu yang tidak bisa vaksin yang dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter spesialis juga dikecualikan dari persyaratan sertifikat vaksin. Selain itu anak-anak di bawah 5 tahun juga tidak perlu melampirkan surat keterangan rapid test antigen.

  1. Pakai APD standar

Di hari keberangkatan, jangan lupa untuk melengkapi diri dengan alat pelindung diri (APD) standar seperti masker medis tiga lapis yang boleh di double dengan masker kain untuk meningkatkan kemampuannya dalam menyaring partikel udara.

Selain itu kamu juga boleh pakai face shield namun tetap wajib pakai masker. Tidak dibenarkan hanya pakai face shield tanpa memakai masker.

  1. Datang ke stasiun lebih awal

Karena ada banyak pemeriksaan yang harus dilakukan, maka kamu disarankan untuk tiba di stasiun paling tidak 1 jam sebelum waktu berangkat yang tertera di tiket. Ini untuk menghindari adanya antrian panjang yang bisa buat kamu terlambat menunggu di peron hingga ditinggal kereta.

Selain itu, jika kamu berencana melakukan rapid test antigen di stasiun, tentunya wajib datang lebih awal 2-3 jam dari jam berangkat agar punya waktu yang pas untuk melakukan tes hingga menunggu hasilnya keluar. Tapi jika tidak ingin tergesa-gesa, lakukan rapid test sehari sebelum berangkat.

  1. Bawa makan & minuman sendiri

Untuk mengganjal perut selama perjalanan, jangan lupa bawa makanan dan juga tempat minum sendiri selama naik kereta. Jangan pinjamkan atau berbagi tempat makan dan minum dengan penumpang lain. Jangan juga lepas masker jika sedang tidak makan atau minum dan tahan diri untuk tidak ngobrol dengan penumpang lain selama di kereta.

Nah itulah tadi berbagai tips yang perlu kamu perhatikan jika ingin naik kereta api dengan nyaman di masa PPKM darurat ini. Jika belum vaksin, segera daftar ke sentra vaksinasi terdekat karena vaksin gratis dan bisa bantu lindungi diri sendiri.

Pastikan juga kamu selalu taat menjalankan protokol kesehatan di mana saja berada agar terhindar dari potensi penularan virus corona saat beraktivitas di luar rumah. Semoga bermanfaat!