Bukan Skinny Jeans, Ini 6 Celana Pria yang Bikin Gaya Lebih Luwes

Fhasion377 Views

Bukan Skinny Jeans, Ini 6 Celana Pria yang Bikin Gaya Lebih Luwes Skinny jeans pernah lama menjadi pilihan utama banyak pria karena dianggap mudah dipadukan dengan kaus, kemeja, jaket, hingga sneakers. Namun, gaya berpakaian pria kini bergerak lebih luas. Potongan celana yang terlalu ketat mulai ditinggalkan oleh sebagian orang karena tidak selalu nyaman, kurang memberi ruang gerak, dan tidak cocok untuk semua bentuk tubuh. Pada 2026, sejumlah panduan gaya pria internasional juga banyak menyoroti pilihan celana yang lebih longgar, rapi, dan serbaguna, mulai dari chino, trousers, cargo, sampai wide leg pants. GQ dalam daftar wardrobe essentials pria 2026 masih menempatkan denim sebagai item penting, tetapi juga memberi perhatian pada pilihan yang lebih longgar dan mudah dipakai harian.

Mengapa Pria Perlu Punya Pilihan Celana Selain Skinny Jeans

Celana adalah fondasi gaya pria. Atasan yang bagus bisa terlihat kurang maksimal jika celananya tidak sesuai bentuk tubuh, acara, atau alas kaki yang dipakai. Karena itu, memiliki beberapa jenis celana menjadi langkah penting agar penampilan tidak terlihat itu itu saja.

Skinny jeans memang masih bisa dipakai, terutama bagi pria yang nyaman dengan potongan ketat. Namun, tidak semua kegiatan cocok dengan celana seperti ini. Untuk bekerja, menghadiri acara keluarga, datang ke rapat santai, pergi ke kafe, atau tampil lebih dewasa, pria membutuhkan variasi celana yang memberi kesan lebih matang.

Selain alasan penampilan, kenyamanan juga menjadi faktor besar. Celana yang terlalu sempit dapat membatasi gerak saat duduk, berjalan, atau berkendara. Pilihan seperti chino, celana bahan, cargo slim, relaxed jeans, linen pants, dan pleated trousers memberi ruang lebih luas untuk bergerak tanpa membuat gaya terlihat berantakan.

Potongan Celana Menentukan Kesan Tubuh

Setiap jenis celana memberi kesan berbeda. Celana lurus membuat tubuh terlihat seimbang. Celana dengan lipatan depan memberi kesan rapi.

Pemilihan potongan harus disesuaikan dengan bentuk tubuh. Pria bertubuh ramping dapat memilih celana straight fit atau tapered agar kaki terlihat lebih berisi. Pria bertubuh besar dapat memilih relaxed fit yang jatuh rapi tanpa terlalu banyak kantong atau detail.

Warna juga tidak kalah penting. Hitam, navy, abu abu, cokelat, olive, krem, dan khaki menjadi pilihan aman karena mudah masuk ke banyak atasan. Ape to Gentleman menyarankan warna netral seperti navy, hitam, hijau gelap, abu abu, dan khaki untuk celana lebar karena mudah dipadukan dengan berbagai warna lain.

1. Chino untuk Gaya Rapi yang Tetap Santai

Chino menjadi salah satu celana yang wajib dimiliki pria karena berada di tengah antara jeans dan celana formal. Bahannya biasanya lebih ringan dari denim, tetapi tampilannya lebih rapi daripada jogger atau celana santai. Chino cocok untuk kerja, kuliah, makan malam, agenda keluarga, hingga jalan sore.

Celana chino paling aman dipilih dalam warna khaki, navy, olive, hitam, dan abu abu. Warna tersebut mudah dipadukan dengan kaus polos, kemeja oxford, polo shirt, sweater tipis, atau jaket ringan. Untuk pria yang ingin terlihat rapi tanpa terkesan terlalu resmi, chino adalah pilihan yang sangat aman.

Cara Memakai Chino agar Tidak Terlihat Membosankan

Chino khaki dapat dipadukan dengan kemeja putih dan loafers untuk acara semi formal. Jika ingin lebih santai, gunakan kaus hitam polos dan sneakers putih. Untuk tampilan akhir pekan, chino olive bisa dipasangkan dengan kaus krem dan overshirt navy.

Hal yang perlu diperhatikan adalah panjang celana. Chino sebaiknya tidak terlalu menumpuk di atas sepatu. Potongan yang sedikit menyentuh bagian atas sepatu akan terlihat lebih bersih. Jika ingin gaya lebih muda, ujung celana bisa dilipat kecil satu atau dua kali.

Pilih chino dengan potongan slim straight atau tapered ringan. Hindari celana yang terlalu ketat di paha karena akan menghilangkan kesan rapi. Hindari pula potongan terlalu longgar jika bahan celana tipis karena dapat membuat siluet terlihat lemas.

2. Celana Bahan untuk Acara Semi Formal

Celana ini dapat dipakai ke kantor, acara keluarga, pertemuan kerja, makan malam, hingga undangan yang tidak mewajibkan setelan jas lengkap. Dibanding skinny jeans, celana bahan memberi kesan jauh lebih tertata.

Pilihan paling aman adalah celana bahan warna hitam, abu tua, navy, atau cokelat gelap. Untuk tampilan yang lebih cerah, pria bisa memilih warna beige atau abu muda. Bahan wool blend, polyester berkualitas, atau katun tebal dapat memberi bentuk yang lebih rapi saat dipakai.

Padukan dengan Kemeja atau Polo Rajut

Untuk gaya kantor, celana bahan warna abu tua dapat dipadukan dengan kemeja putih dan sepatu pantofel. Jika ingin tampilan semi formal yang lebih santai, gunakan polo rajut warna gelap dan loafers. Untuk acara malam, celana bahan hitam dengan kemeja lengan panjang warna navy dapat memberi kesan elegan tanpa terlihat berlebihan.

Celana bahan juga cocok dipadukan dengan blazer. Tidak harus selalu setelan senada. Celana abu abu bisa dipakai bersama blazer navy. Celana cokelat dapat dipadukan dengan blazer krem. Kuncinya ada pada warna yang saling mendukung.

Potongan celana bahan sebaiknya tidak terlalu ketat. Pilih straight fit, slim straight, atau pleated trousers dengan jatuh yang rapi. Pada 2026, panduan gaya pria juga banyak menyebut celana klasik dengan sentuhan potongan lebih lebar atau pinggang sedikit lebih tinggi untuk proporsi yang lebih baik.

3. Cargo Pants untuk Gaya Kasual yang Lebih Berkarakter

Cargo pants kembali mendapat tempat dalam gaya pria beberapa tahun terakhir. Celana ini dikenal dengan kantong tambahan di sisi paha, memberi kesan utilitas dan santai. Namun, cargo masa kini tidak selalu longgar berlebihan seperti gaya lama. Banyak model hadir dengan potongan tapered, bahan lebih rapi, dan detail kantong yang lebih bersih.

Cargo cocok untuk pria yang ingin tampil kasual tetapi tidak ingin terus memakai jeans. Celana ini pas dipakai untuk jalan santai, bepergian, menonton konser, agenda luar ruang, atau gaya akhir pekan. Warna olive, hitam, khaki, cokelat, dan abu tua menjadi pilihan yang paling mudah.

Nautica dalam panduan gaya cargo pants menyebut slim cargo dapat dipadukan dengan long sleeve polo atau kemeja button down untuk tampilan yang lebih rapi, sementara cargo juga cocok dipakai bersama flannel, denim shirt, jumper, sneakers, dan loafers.

Pilih Kantong yang Tidak Terlalu Besar

Kesalahan umum saat memakai cargo adalah memilih kantong terlalu besar dan menonjol. Model seperti itu bisa membuat kaki terlihat berat. Untuk gaya harian, pilih cargo dengan kantong datar atau detail yang lebih sederhana.

Cargo slim atau relaxed tapered adalah pilihan aman. Potongan ini tetap memberi karakter, tetapi tidak membuat penampilan terlihat terlalu ramai. Padukan cargo olive dengan kaus putih dan sneakers. Untuk tampilan lebih rapi, gunakan cargo hitam, kemeja denim, dan boots kulit.

Hindari memasukkan terlalu banyak barang ke kantong samping. Walau cargo punya banyak kantong, bukan berarti semuanya harus dipakai. Kantong yang penuh dapat merusak bentuk celana dan membuat gaya terlihat kurang tertata.

4. Relaxed Jeans untuk Pengganti Denim Ketat

Bagi pria yang tetap menyukai denim tetapi ingin meninggalkan skinny jeans, relaxed jeans bisa menjadi pilihan tepat. Celana ini masih membawa karakter denim yang kuat, tetapi lebih nyaman karena tidak menempel terlalu ketat pada kaki.

Relaxed jeans cocok untuk gaya kasual harian. Pilih warna biru medium, biru gelap, hitam pudar, atau washed grey. Denim warna gelap lebih mudah terlihat rapi, sedangkan denim biru medium cocok untuk tampilan santai.

Gaya Denim yang Lebih Dewasa

Relaxed jeans dapat dipadukan dengan kaus polos, jaket bomber, kemeja flannel, cardigan, atau overshirt. Untuk alas kaki, sneakers putih, boots suede, loafers kasual, atau sepatu kanvas bisa menjadi pilihan. Jika ingin tampilan lebih dewasa, gunakan relaxed jeans biru gelap dengan kemeja oxford dan loafers.

Potongan straight relaxed sangat cocok untuk pria yang ingin celana nyaman tanpa terlihat terlalu lebar. Hindari panjang celana yang menumpuk terlalu banyak. Jika perlu, sesuaikan panjang di penjahit agar jatuhnya bersih di atas sepatu.

Denim longgar juga lebih mudah dipakai oleh berbagai bentuk tubuh. Pria dengan paha besar akan merasa lebih nyaman, sementara pria bertubuh ramping bisa memilih potongan straight agar bentuk kaki tetap terlihat proporsional.

5. Linen Pants untuk Cuaca Panas dan Tampilan Santai Rapi

Linen pants menjadi pilihan penting untuk pria yang tinggal di daerah panas atau sering beraktivitas di luar ruangan. Bahannya ringan, terasa sejuk, dan memberi tampilan santai yang tetap rapi. Celana ini cocok untuk liburan, acara siang, makan siang santai, atau gaya akhir pekan yang lebih bersih.

Warna paling aman untuk linen pants adalah putih tulang, krem, khaki muda, abu muda, dan cokelat terang. Warna tersebut memberi kesan segar dan mudah dipadukan dengan kemeja linen, kaus polos, polo shirt, atau sandal kulit.

Cocok Dipakai dengan Kemeja Lengan Pendek

Linen pants krem dapat dipadukan dengan kemeja lengan pendek putih untuk tampilan liburan yang rapi. Jika ingin lebih kasual, gunakan kaus navy dan sneakers putih. Untuk acara santai di sore hari, linen pants cokelat muda bisa dipakai bersama polo shirt rajut dan loafers.

Kelebihan linen ada pada teksturnya. Kerutan ringan pada bahan ini justru memberi karakter. Namun, pilih linen dengan campuran katun jika ingin celana tidak terlalu mudah kusut. Bahan campuran biasanya lebih stabil dan lebih mudah dirawat.

Potongan linen pants sebaiknya tidak terlalu ketat. Bahan linen lebih bagus jika jatuh longgar secara natural. Pilih relaxed straight atau tapered ringan agar tampilan tetap rapi. Hindari celana linen terlalu tipis yang mudah menerawang.

6. Pleated Trousers untuk Kesan Matang dan Elegan

Pleated trousers adalah celana bahan dengan lipatan di bagian depan. Dulu celana ini sering dianggap terlalu tua, tetapi sekarang kembali dipakai dalam gaya pria yang lebih rapi dan matang. Lipatan depan memberi ruang lebih nyaman di area paha, sehingga celana terlihat rapi saat berdiri dan tidak terlalu menarik saat duduk.

Celana ini cocok untuk kantor, acara semi formal, makan malam, atau gaya smart casual. Warna abu abu, navy, cokelat, hitam, dan krem menjadi pilihan utama. Bahan yang sedikit berat akan membuat celana jatuh lebih bagus dan tidak mudah kusut.

Atasan yang Cocok untuk Pleated Trousers

Pleated trousers bisa dipakai dengan kemeja polos untuk gaya aman. Jika ingin lebih santai, gunakan kaus putih berkualitas dan blazer ringan. Untuk tampilan yang lebih hangat, padukan dengan sweater tipis atau cardigan. Sepatu yang cocok adalah loafers, derby shoes, boots minimalis, atau sneakers kulit polos.

Kunci memakai pleated trousers adalah menjaga bagian pinggang terlihat rapi. Masukkan atasan ke dalam celana agar lipatan depan terlihat. Gunakan ikat pinggang tipis atau pilih celana dengan side adjuster jika ingin tampilan lebih bersih.

Pria yang belum terbiasa dengan celana seperti ini bisa mulai dari potongan single pleat. Lipatan satu lebih mudah diterima dan tidak terlalu formal. Hindari celana terlalu longgar di bagian bawah jika tinggi badan tidak terlalu tinggi.

Cara Membangun Lemari Celana Pria yang Lebih Lengkap

Memiliki enam jenis celana bukan berarti harus membeli semuanya sekaligus. Pria bisa memulai dari tiga celana paling serbaguna, yaitu chino warna khaki, celana bahan abu tua, dan relaxed jeans biru gelap. Setelah itu, tambahkan cargo olive untuk gaya santai, linen pants krem untuk cuaca panas, dan pleated trousers navy untuk acara lebih rapi.

Pemilihan warna sebaiknya dibuat saling melengkapi. Jangan membeli semua celana dalam warna hitam. Warna netral lain seperti navy, khaki, abu abu, cokelat, olive, dan krem akan membuat padu padan lebih luas. Dengan warna yang beragam tetapi tetap aman, satu kemeja putih atau kaus hitam bisa masuk ke banyak gaya.

Sepatu Menentukan Arah Gaya

Celana yang sama bisa memberi kesan berbeda jika alas kakinya diganti. Chino dengan sneakers terlihat santai. Chino dengan loafers terlihat lebih rapi. Celana bahan dengan pantofel cocok untuk kerja, sedangkan celana bahan dengan sneakers kulit polos bisa terasa lebih santai.

Cargo pants dengan boots memberi kesan kuat. Cargo dengan sneakers membuatnya lebih ringan. Linen pants dengan sandal kulit cocok untuk liburan, sedangkan linen pants dengan loafers cocok untuk acara siang. Pleated trousers dengan derby shoes terlihat formal, sementara dengan sneakers putih terlihat lebih muda.

Karena itu, pria tidak perlu bingung saat memilih celana. Tentukan dulu kegiatan yang akan dihadiri, lalu pilih kombinasi celana, atasan, dan sepatu yang sesuai.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Memilih Celana

Banyak pria membeli celana hanya berdasarkan ukuran pinggang. Padahal, bentuk paha, panjang kaki, lebar ujung celana, dan tinggi pinggang ikut menentukan hasil akhir. Celana dengan ukuran pinggang pas belum tentu terlihat bagus jika paha terlalu sempit atau ujungnya terlalu panjang.

Kesalahan lain adalah memilih potongan terlalu ketat karena ingin terlihat ramping. Celana yang terlalu menempel justru bisa menonjolkan bagian tubuh yang ingin disamarkan. Pilihan yang lebih baik adalah potongan lurus atau tapered ringan yang memberi bentuk tanpa membatasi gerak.

Penjahit Bisa Membuat Celana Terlihat Lebih Mahal

Celana harga menengah bisa terlihat jauh lebih baik jika panjangnya disesuaikan. Banyak pria membiarkan celana menumpuk terlalu banyak di atas sepatu. Hasilnya, gaya terlihat kurang bersih. Memotong panjang celana sesuai tinggi badan sering menjadi langkah kecil yang langsung mengubah penampilan.

Selain panjang, bagian pinggang juga bisa disesuaikan. Jika celana terlalu longgar sedikit, bawa ke penjahit. Celana yang jatuh pas di pinggang akan lebih nyaman dan terlihat lebih rapi dibanding celana yang selalu harus ditarik naik.

Untuk celana bahan dan pleated trousers, penyesuaian panjang sangat penting. Jatuh celana yang tepat membuat lipatan dan garis kaki terlihat lebih bersih. Untuk chino dan jeans, panjang yang pas membantu sepatu terlihat lebih menonjol.

Pilihan Celana Sesuai Kegiatan Harian

Setiap kegiatan membutuhkan celana yang berbeda. Untuk kerja harian, chino dan celana bahan menjadi pilihan aman. Untuk acara keluarga, pleated trousers atau chino gelap dapat memberi kesan sopan.

Pria yang sering menghadiri agenda semi formal sebaiknya memiliki minimal dua celana bahan. Satu warna gelap untuk acara malam atau kerja, satu warna lebih terang untuk siang hari. Pria yang lebih banyak bergerak di luar ruang bisa menambah cargo pants dan relaxed jeans.

Bagi pria yang ingin tampil lebih rapi tanpa terlihat kaku, kombinasi terbaik adalah chino navy, kemeja putih, dan loafers. Untuk gaya santai yang tetap terawat, relaxed jeans biru gelap, kaus polos, dan sneakers putih hampir selalu berhasil. Untuk tampilan yang lebih berani, pleated trousers cokelat, kaus rajut, dan sepatu derby bisa menjadi pilihan menarik.