Cara Memulai Bisnis Chlothing Line di Tahun 2021

  • 3 min read
  • Mar 03, 2021
Bisnis Chlothing Line

Memulai bisnis clothing line di era pandemi memang tidak mudah, apalagi banyak brand yang gulung tikar pasca menyebarnya virus COVID-19. Sebenarnya memulai di era pandemi ini tidak salah, karena banyak bahan baku yang harganya menjadi murah. Tetapi yang terpenting Anda harus bisa membuat branding yang baik, ditengah persaingan produk UMKM hingga industri besar yang kian dikenal pasar Indonesia.

Kaos adalah pakaian yang sangat fleksibel, sekarang kaos tidak hanya digunakan oleh anak muda tetapi kalangan usia 30 ke atas. Mungkin karena masih terbawa nyamannya menggunakan pakaian non formal seperti masih muda dulu. Apapun alasannya banyak orang yang sepakat bahwa kaos adalah jenis pakaian yang fleksibel, karena mudah dipadupadankan. Apalagi jika perempuan yang mengenakannya, mau digunakan bersama dengan rok/ celana/ jumpsuit akan sangat cocok untuk situasi non-formal.

Wajar jika bisnis clothing line ini semakin digemari oleh pengusaha milenial. Nah, bagaimana cara membranding merk clothing line Anda yang masih baru dan pemula? Apa saja langkah-langkahnya? Berikut ulasannya.

Kembangkan Merek Pakaian Anda

Ketika Anda memulai merek pakaian Anda sendiri, Anda tidak dapat meremehkan pentingnya identitas merek Anda – terutama di dunia mode. Pakaian sangat pribadi karena pilihan pakaian kita adalah salah satu cara kita mendefinisikan identitas kita – baik untuk diri kita sendiri maupun di mata orang lain. Hasilnya, merek yang kita pilih untuk dipakai dan label yang kita tampilkan pada pakaian kita menjadi perpanjangan dari siapa kita dan bagaimana kita memandang diri kita sendiri.

Jadi, sebelum Anda membuat sketsa rendering pertama Anda dan bersiap untuk memulai perusahaan pakaian Anda, tanyakan pada diri Anda pertanyaan-pertanyaan penting ini:

  • Apakah saya harus membuat clothing dengan model baru, ataukah membuat brand baru?
  • Identitas apa yang ingin saya tunjukkan kepada calon pelanggan?
  • Siapa yang mau memakai pakaianku? Apa demografis target saya?
  • Seberapa jauh target pasar pakaian Anda?
  • Apa yang bisa didapatkan pelanggan dari merek pakaian atau lini pakaian saya yang tidak bisa mereka dapatkan di tempat lain?
  • Apa yang membuat brand pakaian saya unik?
  • Apa bagian terpenting yang ingin saya tawarkan kepada pelanggan?

Jawaban Anda atas pertanyaan-pertanyaan ini (dan pertanyaan lain yang serupa) akan membangun inti merek Anda. Semua keputusan branding masa depan Anda harus dikembangkan dari ide-ide ini. Nama bisnis Anda, logo perusahaan Anda, desain situs web Anda semuanya harus tumbuh dari konsep yang Anda buat di sini.

Buat Inovasi atau Temukan yang belum pernah ada

Ada banyak hal yang harus dipikirkan saat memulai perusahaan pakaian. Langkah pertama dalam mencari tahu cara memulai lini pakaian adalah memilih struktur bisnis untuk memulai pakaian baru Anda (dengan asumsi Anda belum memiliki merek pakaian yang ada).  Saat memulai lini pakaian atau merek pakaian baru, Anda harus mempertimbangkan untuk menyewa pengacara bisnis yang berpengalaman untuk membantu Anda.

Setelah Anda menentukan struktur hukum bisnis Anda, Anda perlu mengajukan dokumen yang diperlukan.

  • Pengusaha berpengalaman mana pun mengetahui perusahaan tanpa rencana bisnis seperti ikan tanpa air. Rencananya tidak perlu panjang-lebar pada awalnya. Sebaliknya, harus satu atau dua halaman, mengidentifikasi elemen kunci dari strategi bisnis clothing line. Rencana bisnis Anda harus mencakup (minimal) pernyataan tentang merek pakaian Anda, deskripsi umum produk Anda, dan strategi bagaimana Anda berencana untuk menjualnya.
  • Dalam rencana bisnis terperinci, Anda mungkin ingin memasukkan struktur harga atau hal-hal lain untuk diantisipasi. Namun, perencanaan sederhana jauh lebih baik daripada harus berpikir berlebihan dan mengurungkan niat Anda untuk membangun bisnis.

Logo dan Branding yang mudah

Branding yang singkat dan mudah diingat adalah kunci keberhasilan clothing ternama. Buat logo yang tidak begitu rumit dan ciptakan identitas di dalamnya seperti font yang khas, hingga garis lekuk pada logo yang mengidentitaskan merk. Semuanya harus terencana dengan baik. Tanyakan kepada orang-orang yang sekiranya pas dengan target pasar clothing line Anda ‘apa desain ini pas untuk Anda pakaian?’ . Minta pendapat mereka tentang logo hingga insight itu dapat Anda penuhi saat memproduksi pakaian. Tetapi jangan lupa bahwa ada branding, ada pula label yang harus Anda sematkan ke dalam pakaian. Woven label jakarta adalah salah satu produsen yang siap membuat label pakaian sesuai permintaan. Brand Anda terlihat dengan baik, karena setiap helai benang yang ada pada label dibuat dengan teiti tanpa merusak merk.