8 Tips Menyimpan Sayur Segar Sehingga Tidak Cepat Layu

  • 2 min read
  • Sep 08, 2021
Sayur Segar

Sayur segar menjadi salah satu kebutuhan makanan yang wajib kita konsumsi sehari-hari agar kebutuhan nutrisi kita tetap terjaga. Akan tetapi, perlu kita pahami bersama-sama bahwa sayur memiliki setidaknya 90 persen kadar air. Hal ini membuat sayur dapat membusuk dengan cepat, apalagi ketika kita menyimpannya terlalu lama. Soalnya, proses pembusukan sayur sebenarnya sudah dimulai ketika sayur tersebut dipetik. Ketika dipetik, aliran air yang selama ini menjadi sumber asupan utama pada sayur tersebut akan terputus. Maka dari itu, agar kondisi sayur tetap segar dan terjaga, kita perlu melakukan penyimpanan sayur secara tepat. Yuk, sama-sama simak 8 cara menyimpan sayur agar tidak mudah layu berikut ini!

1. Menjaga tingkat kelembaban

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, sayur memiliki kandungan air sebesar 90%. Nah, dari kandungan air inilah kita harus benar-benar menyadari bahwa kita tidak bisa menyimpan sayur sembarangan. Karena pada dasarnya, sayur bukanlah barang yang tahan lama. 2.

2. Sebelum disimpan, sayur harus terlebih dahulu dikeringkan

Ketika kita sudah selesai membeli aneka sayur, maka kita disarankan untuk mencuci bersih sayur-sayur tersebut. Gunakan air mengalir beserta dengan sabun antibakteri untuk membuat bakteri lebih cepat mati. Soalnya, bakteri menjadi salah satu penyebab sayur mudah busuk.

3. Jangan mencampur sayur dan buah

Kita mungkin terbiasa untuk berbelanja buah dan sayur dalam satu waktu. Akan tetapi, pastikan bahwa kita tidak mencampurkannya ketika kita menyimpan buah dan sayur tersebut di dalam kulkas. Soalnya, ada kandungan zat etilen pada buah yang akan mempercepat tingkat kematangan pada makanan lain.

4. Menyeleksi sayur yang akan disimpan

Sebelum kita memasukkan seluruh buah dan sayuran yang kita beli, maka hal penting yang perlu kita lakukan ialah menyortir terlebih dahulu produk-produk tersebut. Pastikan untuk menghilangkan bagian sayur yang sudah menguning maupun kecoklatan.

5. Mencari tahu suhu kulkas

Pada saat kita hendak menyimpan sayuran pada kulkas, ada hal penting yang perlu kita lakukan, yakni mencari tahu suhu kulkas. Biasanya, suhu yang digunakan untuk menyimpan sayuran ialah kulkas yang suhunya sekitar 1-4 derajat Celcius. Soalnya, jika lebih tinggi justru akan mempermudah bakteri berkembang biak.

6. Memeriksa sayuran

Secara teratur, periksalah sayuran yang sudah kita simpan di lemari pendingin. Sementara itu, kita disarankan untuk tidak menyimpan sayur di dalam kulkas selama lebih dari tiga hari. Jadi, apabila kita berencana untuk menyimpan sayur lebih dari tiga hari, ada baiknya kita melakukan pengecekan terhadap suhu kulkas.

7. Menyortir sayur yang bisa disimpan di kulkas

Pada dasarnya, tidak semua sayuran bisa kita simpan di dalam kulkas. Ada juga beberapa jenis sayur yang tidak cocok untuk disimpan di sana, seperti misalnya tomat. Hal yang sama juga berlaku untuk daun kemangi yang jika disimpan di dalam kulkas malah menjadi tidak segar.

8. Menata sayur berdasarkan jenisnya

Biasanya, akan ada 3-4 rak pada kulkas rumah kita. Maka dari itu, cobalah untuk memaksimalkan penggunaan rak untuk setiap jenis sayur. Sebagai contoh, rak paling bawah digunakan untuk menyimpan sayuran hijau karena suhunya cenderung stabil.

Nah, kalau kita ingin mendapatkan sayur yang masih fresh dan bergizi tinggi, pastikan untuk melakukan pemesanan di TaniHub. Platform belanja sayur dan buah online terbaik ini memiliki bermacam-macam produk unggulan untuk memenuhi kebutuhan kita sehari-hari.