Sedia payung sebelum hujan, mungkin pepatah ini harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari mengingat berbagai resiko mungkin saja terjadi. Asuransi merupakan salah satu bentuk antisipasi yang dapat kita pilih untuk meminimalisir resiko yang mungkin terjadi dalam diri seseorang. Bentuk asuransi sendiri sangat beragam, dimana masing-masing asuransi akan memiliki sistem perlindungan tersendiri. Asuransi jiwa merupakan asuransi yang memang sudah selayaknya dimiliki oleh setiap insan. Sistem asuransi ini mampu memberikan perlindungan bagi setiap orang yang terdaftar di dalamnya dari kerugian dalam hal finansial akibat berbagai resiko kecelakaan seperti cacat tubuh baik dalam skala kecil ataupun besar yang menyebabkan para peserta asuransi tidak mampu melakukan produktifitas lagi hingga resiko kematian yang dialami.

Secara umum pertanggungan yang diberikan oleh pihak pengelola asuransi inilah, yang dapat kita jadikan payung, jika sebuah resiko terjadi pada diri kita. Pertanggungan ini tidak serta merta hanya diberikan kepada pihak peserta saja, namun ahli waris pun dapat menerima pertanggungan dari pengelola asuransi. Alasan inilah yang sudah seharusnya kita jadikan dasar untuk mengikutsertakan baik diri kita pribadi maupun keluarga secara menyeluruh pada program asuransi ini. Bagi Anda yang memang belum terdaftar dalam sistem asuransi ini, sebaiknya Anda memilih perusahaan asuransi yang tepat, sehingga nantinya keuntunganlah yang akan didapatkan.

Berikut ini beberapa hal yang harus kita perhatikan dalam memilih perusahaan asuransi jiwa yang tepat untuk dijadikan sebagai mitra perlindungan Anda dan keluarga, diantaranya adalah:

Kenali produk asuransi perlindungan jiwa yang memang ditawarkan oleh sebuah perusahaan asuransi. Di Indonesia sendiri, produk perlindungan jiwa ini terdiri dari 4 macam produk yang dapat dipilih. Adapun produk tersebut, antara lain adalah:

  • Asuransi perlindungan jiwa berjangka, yaitu asuransi yang diberikan sesuai dengan jangka waktu kontrak yang disepakati antara pihak perusahaan dan peserta asuransi. Jangka waktu yang diberikan rata-rata berkisar antara 5, 10 hingga 20 tahun.
  • Asuransi perlindungan jiwa seumur hidup, dimana asuransi ini akan diberikan selama kita hidup atau dengan jangka waktu maksimal mencapai angka 100 tahun.
  • Asuransi perlindungan jiwa dwiguna, asuransi ini selain memiliki fungsi sebagai nilai pertanggungan jika terjadi resiko pada diri peserta, juga dapat difungsikan sebagai tabungan, karena polis dalam jangka waktu tertentu dapat ditarik, jika memang peserta tidak mengalami resiko apapun.
  • Asuransi link, asuransi ini tidak hanya mengcover resiko finansial saja, namun juga memungkinkan peserta untuk dapat melakukan investasi dengan uang pertanggungan sesuai dengan kesepakatan yang dibuat.

Sesuaikan besaran premi, dengan kemampuan finansial yang Anda miliki. Premi merupakan besaran iuran yang harus Anda bayarkan setiap periodenya, sesuai dengan jenis asuransi yang Anda pilih. Periode pembayaran premi sendiri biasanya dilakukan setiap 1,3,6 atau 12 bulan sesuai dengan kesepakatan awal dengan pihak perusahaan. Pastikan bahwa Anda memilih premi dengan nilai ideal 10-20% dari total pendapatan yang Anda miliki, agar nantinya tidak mengganggu plot pendanaan Anda lainnya.

Pilih perusahaan asuransi berlisensi dan memang memiliki tingkat kredibilitas yang tinggi. Jika dimungkinkan selidikilah terlebih dahulu mengenai perusahaan asuransi yang akan Anda jadikan mitra, pastikan bahwa perusahaan tersebut memiliki berbagai penghargaan, dimana hal ini dapat mengindikasikan track record yang baik dari perusahaan tersebut. Memilih perusahaan asuransi jiwa terbaik memang memerlukan ketelitian serta kesabaran dalam diri kita. Hal tersebut penting untuk dilakukan, agar nantinya nilai pertanggungan yang kita dapatkan menjadi lebih maksimal.